Kamis, 09 Oktober 2014

Modifikasi Honda CG125 dari negeri matador



Modifikasi Honda CG125 dari negeri matador
Modifikasi Honda CG125 1999 (Source: BikeExif)
Merdeka.com - Tidak banyak modifikator luar negeri yang mau 'membangun' sebuah modifikasi motor bermesin kecil. Namun lain halnya dengan rumah modifikasi asal negeri Matador, Spanyol ini.
Honda CG125 standar orisinil
Sekumpulan komunitas pecinta modifikasi motor klasik di Spanyol beberapa tahun belakangan ini mulai menunjukkan eksistensinya kepada dunia. Salah satunya melalui garapan 'apik' Honda CG125 lansiran 1999 hasil karya Cafe Racer Dreams ini.
Modifikasi Cafe Racer Honda CG125
Modifikasi yang sekarang sedang banyak digandrungi para bikers khususnya motor klasik dunia salah satunya beraliran care racer. Senada dengan nama rumah modifikasinya Cafe Racer Dreams menjadikan sosok klasik Honda CG125 dirubah menjadi 'tongkrongan' bergaya cafe racer klasik.
Modifikasi Cafe Racer Honda CG125
Beberapa sektor yang dirombak antara lain bagian front end menggunakan part Yamaha SR250, footstep Tarozzi, stang setir Renthal serta tangki custom milik motor klasik Lambretta 49cc.
Modifikasi Cafe Racer Honda CG125
Roda menggunakan merek Pirelli Scorpion MT 90 dan sistem pembuangan alias knalpot custom merek Megaton dengan desain simple dan tetap klasik. Demi mendapatkan kesan ringkas, sang modifikator harus menanggalkan accu sehingga swing arm menjadi lebih terekspos (terlihat).
Modifikasi Cafe Racer Honda CG125
Sebagai sentuhan akhir yang tidak kalah pentingnya, Cafe Racer Dreams membalut jok dengan bahan kulit berwarna coklat serta perpaduan warna 'kalem' lainnya pada tangki mungilnya. Warna 'kalem' menjadi salah satu andalan para modifikator untuk memperkuat tema klasik pada setiap motor modifikasi mereka.
Modifikasi Cafe Racer Honda CG125
(kpl/abe

Honda CG series


Honda CG, yang terdiri dari 2 varian, yaitu Honda CG 110 dan CG 125 diluncurkan oleh PT. Federal Motor di Indonesia.

Honda CG diluncurkan ke pasar Indonesia, yang diawali oleh Honda CG 110 pada tahun 1973 dan Honda CG 125 pada tahun 1975, keduanya hadir pertama sekali dalam keadaan built-up dengan kode K-1. Honda CG merupakan sepeda motor legendaris yang memiliki postur rada mirip dengan Honda CB. Sekilas antara Honda CG dan Honda CB terlihat sama. Teknologi mesin Honda CG merupakan gebrakan Honda pertama dalam mendesain mesin 4-tak, dengan menerapkan teknologi OHV (Over Head Valve), merupakan teknologi yang sangat unik dan menarik, yang saat itu belum dikenal oleh produk lain di luar Honda yang biasanya menerapkan teknologi OHC (Over Head Camshaft). Teknologi OHV (Over Head Valve), adalah dimana posisi camshaft terletak di bawah, pada area blok silinder, sedangkan untuk menggerakkan buka tutup klep diatur oleh rocker arm yang menggunakan mekanisme dari push road atau batang stik. Teknologi ini sama dengan teknologi yang diterapkan pada sepeda motor Harley Davidson pada masa itu


Honda CG 110 (1973-1982)

Honda CG 110 (1973)
Pada tahun 1973, sebenarnya Honda telah meluncurkan Honda Benly secara built-up dari Jepang yang berkapasitas 110cc, pada tahun yang sama juga meluncurkan Honda CG 110, yang berkapasitas sama 110cc juga, yang konon juga didatangkan secara built-up langsung dari Jepang. Gebrakan Honda CG 110 dengan teknologi OHV nya, semakin meramaikan produk-produk Honda yang bermunculan pada era 70-an. Pada dua tahun pertama kemunculan Honda CG 110 termasuk diminati para pengguna sepeda motor di Indonesia, karena teknologi mesin uniknya, tapi pada tahun-tahun selanjutnya perjalanan Honda CG 110 seperti berada di bawah bayang-bayang Honda CB 100 yang memang lebih diminati pengguna sepeda motor di Indonesia pada masa itu.

Honda CG 110 (1979)
(source: http://archive.kaskus.co.id)
Walaupun kehadiran Honda CG 110, tidak selaris Honda CB di pasar sepeda motor Indonesia, tapi tetap bertahan selama 9 tahun, hingga akhirnya produksi Honda CG 110 di Indonesia dihentikan pada tahun 1982.











Honda CG 125 (1975-1982)

Honda CG 125 (1975)
Pada tahun 1975, cabang Honda di Indonesia, PT. Federal Motor meluncurkan Honda CG 125 berkode K-1, secara built-up dari Jepang, bermesin 4-tak, 125cc, juga dengan teknologi OHV.

Kehadiran Honda CG 125, hampir sama dengan nasib Honda CG 110, karena dari sektor penjualan kalah bersaing dengan sepupu dekatnya Honda CB 125 yang lebih diminati para pengguna sepeda motor di Indonesia pada era 1975-an.